Welcome To Didivin’s Weblog

Buatlah Hidup Menjadi Lebih Berguna

  • Sistem Basis Data

  •  

    Desember 2009
    S S R K J S M
    « Okt    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Komentar Terakhir

    syaifullah08 di Contoh Studi Kasus Perancangan…
    devik12 di Contoh Studi Kasus Perancangan…
    nasir di Contoh Studi Kasus Perancangan…
    Mr WordPress di Hello world!
  • Blog Stats

    • 2,337 hits

Study Kasus Penjualan Barang

Ditulis oleh didivins di/pada Oktober 30, 2008

CONTOH STUDY KASUS

PENJUALAN BARANG

Suatu perusahaan software diminta membuatkan basis/data yang akan melayani data-data penjualan barang sebuah toko kecil, toko tersebut diminta agar programnya bisa mengolah data-data penjualan barang disertai rincian atau detail penjualan barang-barang yang dijual.

Software yang akan di gunakan dalam pembuatan database ini adalah dengan Microsoft acces 2003. berikut adalah tabel-tabel yang akan di buat untuk program untuk mengolah data-data Penjualan barang serta serta rincian atau detail penjualan barang yang dijual.


Gambar1. database dengan menggunakan Microsoft acces 2003

Dalam database terdapat juga field-field dan juga kunci primernya unuk setiap tabel yang ada. Kita harus menyertakan tipe data apa yang akan digunakan desesuaikan dengan nama field yang ada.


Berikut ini adalah contoh DB Penjualan Barang dengan Tabel-tabel beserta Penjelasan

- Tabel Anggota

· NoAng

· Nama

· Unit

· Alamat

· Kota

· KodePos

· Telp

- Tabel Barang

· kodebrg

· namabrg

· qty

· Satuan

· hrgpokok


- Tabel DetailJual

· NoFak

· Tanggal

· NoAng


- Tabel FakturJual               

· NoFak

· kodebrg

· qry


Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) terus berkembang dengan pesat. Apa yang dapat anda sarankan kepada organisasi anda dalam memilih, menggunakan dan memelihara investasi TIK yang menjamin keberlangsungan, aksebilitas, kemanfaatan serta keamanan Sistem Manajemen Basisdata yang ditawarkan.

Saran saya kepada organisasi dalam memilih, menggunakan dan memelihara investasi TIK yang menjamin keberlangsungan, kemanfaatan serta keamanan Sistem Manajemen Basisdata adalah sebagai berikut :

a. Dalam Pemilihan Sofware database memilih sofware yang opensource, yaitu program yang free atau bebas digunakan oleh siapa saja tanpa harus membeli dan membayar lisensi kepada pembuatnya

b. Software database merupakan database server, yang dapat memungkinkan dapat diakses bersama, atau dapat dihubungkan dengan media internet

c. Software database dapat menyimpan data berkapasitas sangat besar sampai dengan ukuran Gigabyte.

d. Software database memiliki enskripsi password, sehingga tidak semua dapat mengaskesnya.

e. Sofware database yang multi user, artinya database ini tidak hanya digunakan oleh sepihak orang akan tetapi merupakan database yang dapat digunakan oleh banyak pengguna.

f. Software database yang memiliki kecepatan dalam pembuatan tabel maupun peng-update-an tabel

Ditulis dalam Kasus Dan Normalisasi | Leave a Comment »

MODEL BASIS DATA DAN STUDI KASUS

Ditulis oleh didivins di/pada Oktober 16, 2008

Basis Data I

1. Pendahuluan

2. Pengertian BD & SBD

3. Tujuan & Keuntungan BD

4. Kekangan dlm BD

5. Pandangan thd BD

6. Model Data

a. + ER_M

b. + Semantic Model

c. + Hierarchycal Model

d. + Network Model

e. + RDBM

7. Schema & Subschema

8. Studi Kasus Perancangan BD

9. Pengembangan SBD

elista.akprind.ac.id

User-paswd: …..

elearning.akprind.ac.id

enrolment key: …..

Dpt diakses…

2 Basis Data II

* Pemodelan sistem

* Perancangan BD dg teknik ER_M

* Perancangan BD dg teknik normalisasi

* Integrasi perancangan BD u/ SIM

* Optimalisasi rancangan BD

* Bugs system

* Studi Kasus

* Paket-paket DBMS

* Proyek Akhir (Presentasi Tugas 04)

elista.akprind.ac.id

User-paswd: …..

elearning.akprind.ac.id

enrolment key: …..

Dpt diakses…

3 BASIS DATA

4 basis data = basis + data


5 * Sistem bilangan biner

o 0

o 1

o 10

o 11

o 100

+ basis ????

6 * Sistem bilangan oktal

o 0

o 1

o 2

o 3

o 4

o 5

o 6

o 7

o 10

o 11

o 12

+ basis ????

7 * Sistem bilangan decimal

o 0

o 1

o 2

o 3

o 4

o 5

o 6

o 7

o 8

o 9

o 10

o 11

o 12

+ basis ????

8 * Sistem bilangan hexadecimal

o 0

o 1

o 2

o 3

o 4

o 5

o 6

o 7

o 8

o 9

o A

o B

o C

o D

o E

o F

o 10

o 11

o 12

+ basis ????

9 * basis masa PDIP

* basis masa PKB

* basis tukang ojek

o basis ???

10 * basis = ……….

11 * SPP mahasiswa ISTA akan naik mulai semester ini

* SPP per bulan = 20.000.000

o Data ???

12 * Bambang Tri Hatmojo suami Mayangsari

* Mayangsari istri Bambang Tri Hatmojo

* Bambang Tri Hatmojo + Mayangsari mpy …. anak

* Anaknya bernama …………………

* Tadi pagi Bambang Tri Hatmojo menceraikan istrinya

o Data ???

13 * data = ……….

14 * basis data = database

15 * James Martin (1975)

A database may be defined as a collection of interrelated data stored together without harmful or unnecessary redundancy to serve one or more applications in an optimal fashion; the data are stored so that they are independent of programs with use the data; a common and controlled approach its used in adding new data and in modifying and retrieving existing data within the database

16 Pengertian BD

* sekumpulan interrelated data

* disimpan scr bersama2 pd suatu media

* tanpa mengatap 1 sm lain a/ tdk perlu kerangkapan data (controlled redundancy))

* disimpan dg cara2 ttt ? mudah digunakan a/ ditampilkan

* dpt digunakan o/ 1/lbh program aplikasi scr optimal

* disimpan tanpa tgt dg program yg menggunakan

* disimpan sdmkrp shg pe+, pengambilan & modifikasi dpt dilakukan dg mudah & terkontrol

17 * Database processing

o data oriented & bkn program oriented

o dpt digunakan o/ pemakai yg berbeda2 a/ bbrp prog aplikasi tanpa mengubah BD

o data dlm BD dpt berkembang dg mudah (volume – struktur)

o data yg ada dpt memenuhi kebutuhan sistem2 baru scr mudah

o data dpt digunakan dg cr yg berbeda2

o data redundancy minimal

18 * File processing

o hny dpt digunakan o/ 1 program aplikasi

o berhub dgn persoalan ttt u/ sist yg direncanakan

o perkembangan data hny mgkn tjd pd volume data

o hny dpt digunakan dgn 1 cr ttt saja

o kerangkapan data

19 Hirarkhi Data

Sistem Basis Data

Basis Data

File

Record

Data item

Byte

Bit

Agregat Data

20 * Data Model:

v OBDM

a. + ERM

b. + Semantic

c. + Binary

v RBDM

a. + Hierarchycal

b. + Network

c. + RBDM

v PBDM

a. + UM

b. + FM

21 SISTEM BASIS DATA


22 Pengertian SBD

* sekumpulan susbsistem yg tda

  1. BD
  2. para pemakai yg menggunakan BD scr bersama2
  3. personal2 yg merancang & mengelola BD
  4. teknik2 u/ merancang & mengelola BD
  5. sist komputer

23 * Elemen SBD

a. BD

b. Software

o perancangan

o pengelolaan

o dBase III++, Foxbase, Foxpro, Visual Dbase, Visual Foxpro, Delphi, Ms Access, MySQL

o Hardware

o Brainware

+ pemakai

+ spesialis informasi

# perancang

# pengelola

24 * SW

a. OS

b. MS DOS, PC DOS, Windows, Unix, Linux

c. language software

d. DBMS

e. application software

25 * HW

a. I

b. P

c. O

d. Memory

26 * DBMS adalah SW

o U/ pengelolaan basis data

a. + DDL

b. + DML

c. + DCL

- Penyimpanan

- Pengaturan

- Mekanisme pengamanan data

- Pemakaian data scr bersama

- Pemaksaan akurasi data


27 Aplikasi

Basis Data

DBMS

Basis

Data

End-User

Naive-User

Hubungan DBMS & Aplikasi BD

28 Model hubungan DBMS & Aplikasi BD

* DBMS terpisah dg aplikasi

* DBMS menyatu dg aplikasi

29 * DBMS terpisah dg aplikasi

  1. Aplikasi tidak berinteraksi lgs dg BD, ttp mll DBMS sbg perantara.
  2. DBMS bisa melakukan aktifitas sendiri yg bisa ditangkap o/ aplikasi
  3. Contoh DBMS : MS SQL Server, Oracle, CA-OpenIngres, Sybase, Informix, IBM DB2

# Cocok u/ aplikasi single-user / standalone, yg ringan

aplikasi

DBMS

Basisdata

Aplikasi

30 * DBMS menyatu dg aplikasi

Aplikasi BD yg dibuat menyatu dg DBMS pd saat pemakaiannya

Aplikasi BD berada ‘di bawah’ DBMS (sub-ordinate)

DBMS hrs diaktifkan dulu sgl menjalankan aplikasi

Contoh DBMS : dBase III+, FoxBase, FoxPlus, CA-Clipper, MS-Access

Cocok untuk aplikasi multi-user, yg berat

DBMS | Aplikasi

Basis

Data

DBMS | Aplikasi

31Arsitektur Aplikasi BD

* Pertimbangan memilih arsitektur aplikasi BD:

o Keunggulan teknologi

o Faktor biaya

o Sesuai dg kebutuhan pemakai

32 * Jenis arsitektur aplikasi BD:

o stand alone

o centralized

o client-server

33 * Stand alone:

o DBMS+BD+aplikasi ditempatkan pd 1 komp

o Hny dp dipakai o/ 1 pemakai pd saat ttt

34 * Centralized:

o Tda:

+ 1 server

+ se-jml terminal

o 2 macam:

+ Thin client

+ Fat client

Basis data

Application server

Dumb terminal

Dumb terminal

Basis data

File server

workstations

workstations

35 * Client server:

+ U/ mengatasi kelemahan pd sistem centralized

+ Tda:

# Client ? aplikasi basis data

# Server ? DBMS + BD

+ 2 macam :

# Arsitektur 2-tier

# Arsitektur 3-tier

36Basis data

DBMS server

Client

Client

workstation

workstation

workstation

workstation

Arsitektur 3-tier:

37 * Pertimbangan memilih SW u/ membangun aplikasi BD:

a. Kecocokan DBMS & development tools

+ Sw yg dipilih hrs menjamin tersedianya fasilitas yg dp digunakan u/ berinteraksi dg DBMS scr penuh

b. Dukungan development tools thd arsitektur aplikasi BD

+ Tdk semua development tools memberi dukungan yg baik thd arsitektur client-server

c. Independensi development tools & DBMS

+ Idealnya hny ada 1 macam DBMS yg dipilih u/ mengelola BD

+ Perlu kompromi saat memilih development tools yg cocok u/ semua DBMS

d. Kemudahan pengembangan & migrasi aplikasi BD

+ Development tools yg dipilih hrs mendukung pengembangan ke masa depan, ex: web based

+ kemudahan migrasi, ex: dari form-base mjd web based

38 * Pertimbangan kinerja/kecepatan operasi ke BD ditentukan o/:

o DBMS

o Arsitektur HW yg mjd platform

o Jml pemakai yg terlibat

o Volume data yg diolah

o Tingkat kompleksitas operasi BD

o Cara penulisan aplikasi BD

39 * Pertimbangan dl penulisan aplikasi BD:

  1. Se-dpmgk memanfaatkan indeks primer / sekunder dl stp proses query ke BD
  2. Menghindari pemakaian fungsi ato perhitungan pd query, terlebih pd kriteria query
  3. Operasi join pd beberapa tabel dp digunakan u/ efisiensi perintah & banyaknya data yg hrs ditangani
  4. Pd sistem multi-user dg tk konkurensi tinggi, sesegara mgk melepaskan penguncian tabel di akhir stp query
  5. Manfaatkan se-bykmgk fungsi yg tlh disediakan DBMS ato development tools dl operasi BD
  6. Jk ada perintah looping dg penelusuran ke slrh BD pd se-bh tabel, se-dpmgk menempatkan berbagai perintah yg tdk relevan di luar perulangan

40 * Se-dpmgk memanfaatkan indeks primer / sekunder dl stp proses query ke BD:

o Contoh:

+ SELECT…. FROM pegawai WHERE idpegawai = vidpegawai

+ UPDATE pegawai SET …WHERE idpegawai = vidpegawai

+ DELETE FROM pegawai WHERE idpegawai = vidpegawai

41 * Menghindari pemakaian fungsi ato perhitungan pd query, terlebih pd kriteria query

o Contoh:

SELECT ‘01’+LEFT(nomhs,2) AS vthn FROM mahasiswa WHERE …

Diganti menjadi :

SELECT nomhs AS vnim FROM mahasiswa WHERE thn_masuk = ‘01’+left(vnim,2)

Catatan:

Pd arsitektur cilent-server :

# Perintah awal: pencarian data & penerapan fungsi dilakukan di server

# Perintah baru: dibuat fungsi & perhitungan bukan merup bag perintah query, server hny melakukan pencarian data, sdg-kan pengerjaan fungsi dilakukan di client

o Contoh:

SELECT … FROM kuliah WHERE LEFT(kdmtk,3)=’TFD’

Diganti menjadi

SELECT … FROM kuliah WHERE kdmtk LIKE ‘TFD%’

Catatan: * Perintah awal: tdk menggunakan kunci primer

* Perintah baru: menggunakan indeks kunci primer

42 * Operasi join pd beberapa tabel dp digunakan u/ efisiensi perintah & banyaknya data yg hrs ditangani

o Contoh:

o Ada 2 perintah:

# SELECT kdmtk AS vkdmtk, nilai AS vnilai FROM nilai WHERE nomhs=vnomhs

# Select sks AS vsks FROM kuliah WHERE kdmtk=vkdmtk

o Dapat digabungkan mjd:

# SELECT a.nilai AS vnilai, b.sks AS vsks FROM nilai a, kuliah b WHERE a.nomhs=vnomhs AND a.kdmtk=b.kdmtk

43 * Pd sistem multi-user dg tk konkurensi tinggi, sesegara mgk melepaskan penguncian tabel di akhir stp query

+ Proses dilakukan dl 2 tahap

# menyimpan sementara di buffer memory

# menuliskan ke dl disk

# U/ membatalkan proses ada perintah rollback

# Contoh:

INSERT INTO nilai (nomhs, kdmtk) VALUES (vnomhs, vkdmtk) COMMIT

Catatan:

Commit ? u/ merekam ke disk


44 edhy sutanta-teknik informatika-fti-ista yogyakarta

* Manfaatkan se-bykmgk fungsi yg tlh disediakan DBMS ato development tools dl operasi BD

Contoh:

SELECT COUNT (*) AS vjumlah FROM mahasiswa WHERE nomhs=vnomhs

IF vjumlah=0 THEN

ECHO “Tidak ketemu..”

ELSE

SELECT nama AS vnama FROM mahasiswa WHERE nomhs=vnomhs

ENDIF

Akan lebih baik, jika diganti mjd:

SELECT nama AS vnama FROM mahasiswa WHERE nomhs=vnomhs Inquire_sql (jumlah=rowcount)

IF vjumlah=0 THEN

ECHO “Tidak ketemu…”

ELSE

ECHO “Nama : “;&vnama

ENDIF

45 * Jk ada perintah looping dg penelusuran ke slrh BD pd se-bh tabel, se-dpmgk menempatkan berbagai perintah yg tdk relevan di luar perulangan

I=1

Buka tabel X

While (row belum habis) do

Tampilkan pesan “Sedang diproses…”

Total=total+y

Rata=total/i

I=i+1

Ke row berikutnya

Endwhile

Tampilkan total dan rata

I=0

Tampilkan pesan “Sedang diproses…”

Buka tabel X

While (row belum habis) do

Total=total+y

I=i+1

Ke row berikutnya

Endwhile

Rata=total/i

Tampilkan total dan rata

Algoritma di atas dapat diperbaiki mjd:

46 * Pemeliharaan Integritas BD dl Aplikasi BD

o Sbg sarana u/ meyakinkan bhw nilai-2 data dl BD sll benar, konsisten, sll curent

o Dp dilakukan dg cr:

+ Memastikan bhw nilai-2 data adl benar sjk dimasukkan pertama kali

+ Membuat program u/ mengecek keabsahan data pd saat dimasukkan ke komputer

# Penolakan / pembatalan aksi (cancelation)

# Pengisian nilai kosong pd field ttt (nullify)

# Penjalaran perubahan (cascade)

47 o Integritas yg hrs dijaga:

+ Keunikan data:

# Definisi struktur tabel dg membuat indeks primer unik

# Pengkodean dl aplikasi BD pd saat pemasukan/penambahan data

? lebih user-friendly

# Kedua cara tsb diterapkan bersamaan

+ Domain data:

# Penetapan tipe data pd stp field dl tabel

# Pengisian validation rule dari DBMS

+ Referensial:

# Kesalahan referensial dp menimbulkan kesalahan baru

# Pengecekan pd INSERT, UPDATE, DELETE

+ Aturan nyata:

# Sangat kasuistis

# Tidak berlaku umum

# Pada kasus yg berbeda, aturannya akan berbeda pula

Catatan:

Untuk mengakomodasi perbedaan business role , dp dilakukan dg menyiapkan tabel khusus yg menampung nilai-2 konstanta yg dibutuhkan aplikasi pd saat dijalankan yg mudah diubah tanpa mengakibatkan perubahan aplikasi ato struktur BD

48 ADMINISTRASI & MANAJEMEN BD

49 * Administrasi

o Dokumentasi

+ Model basis data

+ Menentukan proses yg diperlukan u/ pembentukan & perawatan file, & pemanggilan informasi

+ Dokumen:

# Schema

# Kerelasian antara relasi dl BD

# Definisi variabel yg dipakai

* Manajemen

o Manajemen aktivitas BD

o Manajemen struktur BD

o Manajemen DBMS

50 o Manajemen aktivitas BD

o Apabila slm penerapan ada perubahan BD, mk perubahan & ujicoba dilakukan pd BD cadangan

o Manajemen aktifitas data merupakan tugas DBA

51 * Tugas DBA lainnya:

+ Menentukan standard, panduan, pengawasan prosedur, & membuat dokumentasi u/ memastikan tdk tjd tumpang tindih dl pengaturan data

+ Mengatur kepemilikan data, hak akses, & hak merubah data – terutama jk bbrp pemakai mengakses data yg sama

Who can do what to which data

+ Mengembangkan teknik & prosedur recovery

? akibat machine failure, media failure, communications failure, data user failure

+ Menyampaikan informasi ttg prosedur operasi & melakukan pelatihan pd

user

+ Menerapkan kebijakan terkait dg aktifitas data, jk ada user yg melanggar, mk DBA berhak memberi hukuman

+ Ber-tgjwb u/ menyusun & merawat slrh dokumen sistem:

* Aktifitas data

* Database standards

* Data ownership

* Retrieval & access rights

* Recovery procedures

* Policy enforcement

+ Contoh Standard yg dimaksud:

# Stp field hrs mpy nama & format baku

# Stp record hrs mpy standard nama, format, metode akses

+ Stp file BD hrs mpy standard nama & relasi dg file lain

52 Hal-hal yg perlu dipantau dalam aktivitas BD :

o Statistik penggunaan HW

+ Merup % waktu aktifitas yg diperlukan u/ mengakses prosesor, channel, controller, disk

+ Digunakan u/ menentukan tk kesibukan kerja sistem

+ Biasanya dilakukan o/ OS

o Statistik penggunaan file

+ Merup rasio penggunaan akses ke file ? fetch, get next, update

+ Dp disimpan dl log file

o Statistik penggunaan record

+ Frek pengaksesan record u/ dibaca ato di-update dp menjadi bahan ertimbangan dl optimalisasi & pembuatan backup BD

+ Tanggal & waktu akses dapat digunakan u/ menjaga integritas BD

o Statistik penggunaan atribut

+ Frek penggunaan atribut, baik pd proses update, ato sbg kunci pd pencarian

+ Dp dilihat dari schema / kerelasian antar tabel

53 * Manajemen struktur BD

o Tgjwb DBA:

+ Merancang skema

# DBA biasanya tdk terlibat dl peranc BD mulai awal

# OKI, stp perubahan struktur BD yg berpengaruh pd schema / kerelasian hrs dicatat

+ Mengawasi terjadinya redundancy

# Redundancy dp tjd pd performance & data integrity

# DBA hrs menetapkan prosedur ttt u/ melaks rekonsiliasi data u/ menghindari redundancy

+ Melakukan pengawasan konfigurasi permintaan atas perubahan struktur basisdata

# Menyusun laporan scr berkala mengenai pemakai yg aktif, file & data yg dipakai, metode akses yg digunakan

# Catatan tjd-nya kesalahan ? U/ menentukan apk perlu perubahan struktur BD u/ pe+ performance

+ Menjadwalkan & mengadakan pertemuan apabila tjd perubahan struktur BD

+ Menerapkan perubahan shema

# Perubahan hrs dilakukan pd BD ujicoba, agar user dp mengujinya sbl diterapkan pd

+ Merawat dokumentasi pemakai

# U/ mempero/ informasi ttg perubahan yg tlh dilakukan, bgmn, kapan

54 * Manajemen DBMS

o Tugas DBA:

+ Menyusun laporan ttg kinerja BD

# Dp diuji dg: menjalankan contoh program & mencatat waktu proses pd kegiatan nyata

# Pengujian dp dilaks mll rutin program ato mll fasilitas dl DBMS

+ Melakukan investigasi atas keluhan pemakai

+ Melakukan analisa atas laporan & keluhan

+ Melakukan “tuning” atau “optimizing”

# Ex:

* buffers size

* size of a transaction

* numbers of shared file

+ Jk mungkin “tuning” pd SW komunikasi & OS dg BD

? Ex:

Mengatur agar program tersimpan resident di memori

Mengatur alokasi SD HW & saluran komunikasi

+ Mengevaluasi & menerapkan fasilitas baru

55 DBA

56 Vice President

Data Processing

Manager

Systems

Manager

Operations

Manager

Programming

DBA

57 1. Menyusun & menganalisa kinerja sistem

2. Melakukan investigasi atas keluhan pemakai

Performance monitor

1. Memahami DBMS & merawat konfigurasi pengawasan

2. Melakukan pemantauan & “tuning” pd DBMS

3. Menguji fasilitas baru pd DBMS

DBMS configuration manager

1. Mewakili bagian operasional yg berkaitan dg komputer

2. Menetapkan ke-bth BD masa depan yg diperlukan dl keg operasional

3. Memantau kinerja BD

4. Melakukan “tuning” OS

Operations representatives

Mewakili user dl menentukan ke-bth BD & menyampaikannya pd DBA

User representatives

1. Menciptakan & merawat dokumentasi BD & standard

2. Menyebarluaskan informasi ttg standard

3. Mengadakan pelatihan

Documentation & standards manager

1. Mengatur staf u/ memastikan pengembangan BD berjalan lancar

2. Merencanakan ke-bth BD di masa mendatang

Ditulis dalam MODEL BASIS DATA DAN STUDI KASUS | Leave a Comment »

Contoh Studi Kasus Perancangan Database

Ditulis oleh didivins di/pada September 17, 2008

Study Kasus Perancangan Data Base

Perencanaan Database

Data yang terorganisir dengan baik dapat menghasilkan Informasi, pengorganisasian data untuk mencegah terjadinya duplikasi yang tidak diperlukan. Data yang terorganisasi dan saling berkaitan antara satu sama lainnya merupakan Basis data (database). Sedangkan untuk mengelola dan mengorganisasikan database yang dibangun dalam suatu Sistem dibutuhkan suatu pengelolaan database yang di sebut dengan sistem manajemen basis data (Database management system – DBMS).

DBMS merupakan software yang akan menentukan bagaimana data diorganisasikan, disimpan, diubah, diambil kembali, pengaturan mekanisme pengamanan data, mekanisme pemakaian data secara bersama.

Database telah mengalami perkembangan sejalan dengan penelitian-penelitian para ahli, ada beberapa model database :

  1. Hierarchical database

Adalah merupakan kumpulan record yang dihubungkan satu sama lain yang membentuk struktur pohon

  1. Network Database

Database yang terbentuk dari sekumpulan record yang membentuk relasi dalam bentuk ring

  1. Relational Database

Berisi kumpulan tabel, dimana setiap tabel mempunyai nama dan struktur yang unik. Dalam setiap tabel, masing-masing record data diorganisasikan dalam struktur yang sama dan memiliki field kunci yang akan menjadi penghubung antara satu dengan lainnya

  1. Web Warehause

Data warehouse (gudang data) merupakan sebuah database dengan peralatan pembuatan laporan dan query yang menyimpan data kini dan data historis secara terpusat,biasanya digunakan untuk menyajikan laporan dan melakukan analisis guna mendukung pengambilan keputusan manajerial.

Langkah-langkah yang harus di penuhi dalam perancangan database adalah sebagai berikut :

a. Studi Kelayakan

Dalam merancang database studi kelayakan adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan informasi yang tepat sehingga dapat diterapkan dalam sebuah basisdata. Studi kelayakan akan menghasilkan data mentah dalam pembuatan basisdata. Dalam studi kelayakan ini digunakan untuk menginventaris kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar tidak menggangu proses pengembangan sistem yang telah direncanakan.

Sesuai dengan database yang dikembangankan pada soal nomor satu yaitu Pengembangan database Program Perbaikan Gizi pada Puskesmas maka pada langkah ini informasi yang akan perlu diketahui adalah sebagai berikut :

- Data-data apa saja yang dikumpulkan dan diolah yang berhubungan dengan program gizi

- Masalah apa yang ditemui dalam pengolahan data

- Apakah di Program Gizi mempunyai Komputer

- Dalam pengolahan data sekarang sudah menggunakan software.

b. Rencana Pendahuluan.

Langkah ini merupakan langkah yang menentukan lingkup sistem yang diakan di bangun. Pada tahap ini akan dibuat diagram alir data yaitu DFD (Data Flow Diagram). Bentuk DFD digunakan untuk mendokumentasikan proses berjalannya sistem yang sedang dibangun, termasuk entitas sumber-sumber masukan dan hasilnya atau keluaran. Fungsi DFD untuk menggambarkan secara rinci mengenai sistem sebagai jaringan kerja antara fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan menunjukan dari dan dan kemana data mengalir serta penyimpanannya.

c. Menganalisa Sistem

Pada langkah ini dilakukan analisa data yang dibutuhkan, Penganalisaan ini dapat dilakukan secara langsung, yaitu dengan mendatangi langsung tempat atau objek yang dijadikan sistem implementasi.

Proses analisa ini dapat dilakukan melalui wawancara atau dengan mencari data pada objek tujuan sehingga validasi data tercapai. Data-data yangyang valid tersebut siap diimplentasikan kedalan sistem database

d. Merancang Sistem

Perancangan sistem yang dimaksud adalah memisahkan data mentah menjadi kelompok data yang bisa disebut tabel. Dengan mengimplentasikannya kedalam sistem yang terdistribusi dalam bentuk database akan mempermudah melakukan tindakan lebih lanjut dalam implementasi. Perancangan sistem ini akan menghasilkan penggambaran dengan bentuk yang lebih jelas dan terkelompok yan di sebut Tabel.

Setiap tabel pada intinya berfungsi untuk menyimpan suatu informasi data. Tabel yang dibuat harus memenuhi kriteria untuk mempermudah pengolahan data seperti memasukan data (Insert), Peremajaan data dari data lama menjadi data baru (Update), dan Proses Menghilangkan atau menghapus data (Delete)

Disamping itu kriteria diatas ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan tabel antara lain :

- Tidak boleh ada baris data atau record yang sama pada tabel

- Setiap tabel harus memiliki nama yang menjadi wakil dari seluruh atribut/field didalamnya. Atribut yang menjadi wakil tidak boleh kembar

- Tabel yang dibuat merupakan hasil analisa akhir sehingga semua atribut bernilai tunggal dan tidak dapat dipecah lagi menjadi field terkecil.

Berikut ini adalah contoh DB Puskesmas dengan Tabel-tabel beserta Penjelasan hubungannya :

- Tabel Kepala Keluarga

Id KK

Nama KK

Tempat Lahir

Tanggal Lahir

Sex

pekerjaan

Pendidikan

Alamat

Gakin

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

    1. id_kk sebagai Primary Key yaitu data Integral 10 digit
    2. nama_kk berisi Nama Kepala Kelurga
    3. Tempat_lahir tempat dari Kepala Keluarga
    4. Tgl_lahir :Tanggal lahir dari Kepala Keluarga
    5. Sex berisi kategori laki-laki dan perempuan dari Kepala Keluarga
    6. Pekerjaan adalah pekerjaan dari kepala keluarga yang berisi kategori PNS, Swasta, Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh,Tidak bekerja
    7. Pendidikan adalah Tingkat Pendidikan kepala keluarga berisi kategori PT, Akademi, SMU,SMP,SD,Tidak Sekolah
    8. Alamat adalah Alamat Kepala Keluarga
    9. GAKIN berisi kategori : ya dan Tidak

- Tabel Data Anggota Keluarga

Id Anggota KK

Id KK

Nama

Tempat Lahir

Tanggal Lahir

Sex

Hubungan

pekerjaan

Pendidikan

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

    1. id_Anggota_kk sebagai Primary Key dari table Anggota_kk yaitu data Integral 10 digit
    2. id_kk adalah current key dari Tabel data_kk
    3. Nama : nama anggota Keluarga
    4. Tempat_lahir adalah Tempat Lahir dari anggota Keluarga
    5. Tgl_lahir adalah Tanggal Lahir dari anggota Keluarga
    6. Sex adalah Jenis Kelamin dari anggota keluarg yang berisi kategori laki-laki dan perempuan
    7. Hubungan adalah hubungan dari anggota keluarga dengan kepala keluarga yang berisi kategori : Isteri, Anak, Orang Tua, Saudara Kandung, dll
    8. Pekerjaan adalah Pekerjaan dari anggota keluarga berisi kategori PNS, Swasta, Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh,Tidak bekerja
    9. Pendidikan adalah Pendidikan dari anggota Keluarga berisi kategori Sarjana,Diploma, SMU,SMP,SD,Tidak Sekolah

- Tabel Data Balita

Id Balita

Id Anggota KK

BB Wkt Lahir

TB Wkt Lahir

KMS Balita

ASI Ekslusif

Penjelasan Tabel diatas adalah sebagai berikut :

a. id_Balita sebagai Primary Key dari table Balita yaitu data Integral 10 digit

b. id_Anggota_kk adalah current key dari Tabel Angggota_kk

c. BB_wkt_lhr : adalah berat badan Balita Waktu Lahir

d. PB_wkt_lhr : adalah Panjang badan Balita Waktu Lahir

e. KMS_Balita adalah Kepemilikan Kartu Menuju Sehat, yang berisi kategori Ya dan Tidak

f.Asi_eks adalah Pemberian ASI 0 s/d 6 Bulan tanpa makanan pendamping, yang berisi kategori Ya dan Tidak

3. Pada waktu merancang database, seringkali para calon pengguna menanyakan relevansi database tersebut bagi proses pengambilan keputusan di organisasi mereka. Bagaimana anda bisa meyakinkan bahwa database yang anda rancang dapat memenuhi kebutuhan mereka? Informasi potensial apa saja yang dapat dihasilkan dari desain yang telah anda rancang? Bagaimana informasi tersebut mendukung dan terkait dengan konsep yang anda tawarkan.

Untuk bisa meyakinkan bahwa database yang dirancang itu memenuhi kebutuhan maka dalam dalam perancangan database memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a. Perancangan berbasis pemakai

Perancangan database berbasis pemakai yaitu rancangan sistem harus berdasarkan kebutuhan pemakai, hal ini bisa dilaksanakan pada tahapan analisa sistem yaitu menggali kebutuhan dari pemakai

b. Perancangan secara iteratif

Disamping berbasis kebutuhan pemakai dalam hal perancangan pengujian dan pengukuran database melibatkan pemakai, hal ini dilakukan untuk agar database yang dirancang benar-benar merupakan kebutuhan pemakai.

Berikut ini akan dijelaskan Informasi potensial yang dapat dihasilkan pada rancangan database hubungannya dengan konsep dasar pembuatan database yaitu untuk mempermudah dalam hal pengambilan keputusan

Contoh Perancangan DB pada puskesmas:

  1. Jumlah Penduduk di wilayah puskesmas berdasarkan Jenis Kelamin, Tingkat pendidikan, pekerjaan
  2. Jumlah Keluarga Miskin di wilayah puskemas, informasi ini dapat membantu pemerintah dalam perncanaan kegiatan pengentasan kemiskinan dan dalam penyaluran bantuan bagi keluarga miskin
  3. Persentase Jumlah Balita yang lahir dengan berat badan waktu lahir rendah, Tingginya Balita lahir dengan berat badan rendah menggambarkan status gizi ibu sewaktu mengandung, sehingga perlu peningkatan intervensi kegiatan yang diarahkan pada ibu hamil, disamping itu informasi bayi lahir dengan berat badan rendah segera melakukan pemberian makanan tambahan agar tidak menjadi balita gizi buruk.
  4. Jumlah balita gizi buruk, Gizi Kurang, dan gizi baik, informasi ini dapat digunakan untuk merencanakan penanggulangan gizi buruk
  5. Jumlah balita dalam suatu wilayah yang telah mendapatkan vitamin A.
  6. Dan beberapa informasi tentang Program Gizi di wilayah Puskemas tersebut, semua itu dapat dilakukan untuk Perencanaan Kegiatan.

4. Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) terus berkembang dengan pesat. Apa yang dapat anda sarankan kepada organisasi anda dalam memilih, menggunakan dan memelihara investasi TIK yang menjamin keberlangsungan, aksebilitas, kemanfaatan serta keamanan Sistem Manajemen Basisdata yang ditawarkan.

Saran saya kepada organisasi dalam memilih, menggunakan dan memelihara investasi TIK yang menjamin keberlangsungan, kemanfaatan serta keamanan Sistem Manajemen Basisdata adalah sebagai berikut :

a. Dalam Pemilihan Sofware database memilih sofware yang opensource, yaitu program yang free atau bebas digunakan oleh siapa saja tanpa harus membeli dan membayar lisensi kepada pembuatnya

b. Software database merupakan database server, yang dapat memungkinkan dapat diakses bersama, atau dapat dihubungkan dengan media internet

c. Software database dapat menyimpan data berkapasitas sangat besar sampai dengan ukuran Gigabyte.

d. Software database memiliki enskripsi password, sehingga tidak semua dapat mengaskesnya.

e. Sofware database yang multi user, artinya database ini tidak hanya digunakan oleh sepihak orang akan tetapi merupakan database yang dapat digunakan oleh banyak pengguna.

f. Software database yang memiliki kecepatan dalam pembuatan tabel maupun peng-update-an tabel

DAFTAR PUSTAKA

Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom.,MM. Perencanaan dan Pengembangan Sistem Informasi. Penerbit Andi Yogyakarta, 2002

Bunafit Nugroho, Database Relasional dengan MySQL. Penerbit Andi Yogyakarta, 2004

Hari Kusnanto, Data Warehousing.(Materi Kuliah Manajemen Data Base Minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Tahun 2006)

Harmin Prasetyo, Database Manajemen System MySQL. (Modul Kuliah Aplikasi Komputer 2006)

Sumber

http://krida85.wordpress.com/2008/04/11/perencanaan-database/

Ditulis dalam Studi Kasus Perancangan Database | Bertanda: | 3 Komentar »

Hello world!

Ditulis oleh didivins di/pada September 12, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »